Posts

Showing posts from February, 2020

Aku merindumu Ayah

Semua tentangmu hanyalah nisan, Ayah. Apakah rindu ini harus menuntut perwujudannya?. Aku tidak tahu apa yang terjadi sebelumnya, ketika aku mengenal dunia aku sudah seperti ini. Tidak ada tangan ayah yang memanjakanku, aku juga ingin seperti mereka yang setiap detiknya memanggil nama dengan sebutan ayah. Hal yang membuatku tidak siap bahkan tidak sempat mendengar isyarat bahwa aku memang benar-benar tidak diinginkan melihat dunia ini. Hal ini tiba-tiba terjadi begitu saja, sel itu tiba-tiba saja bersarang di rahim ibuku, aku pun tidak tau itu. Apa yang harus aku lakukan? Bagaimana menghadapinya? Entah apa komentar orang-orang nantinya?. Jangankan berjumpa wajah dengannya yang aku rindu, satu atau dua kata nama saja tidak pernah aku dengar dari bibir manis ibuku untuk mengatakan dari benih siapa aku tumbuh. Terkadang persoalan hidup membawaku pada kelelahan dan putus asa, bahasa itu menggambarkan bahwa ibuku hanya seorang pelarian dari kenyataan, terlebih hidupku sendiri. Tidak bi...